Friday, October 27, 2017

Pria Ini Satu-satunya Orang yang Pernah Jelajahi Gerbang Neraka, Gini Kesannya





Selain cadangan gas alam dan minyak bumi dulu tak ada hal lain yang membuat turkmenistan satu negara pecahan dari uni soviet dilirik dunia
Namun semua berubah sejak ditemukanya kawah raksasa penuh bara di guruh karakum orang menyebutnya gerbang neraka
Sampai sekarang baru satu orang saja yang pernha masuk ke kkawah yang berlokasi di 270 kilometer sebelah utara ibu kota ashgabat

Ekspedisi inibutuh waktu setengah tahun
baguan poemandangan terindah adalah ketika berada di dasar kawah kata kourinis


Dia mengambarkan kawah itu laiknya stadion api
suara letupan dan bakaran gas sebut dia terdengar menderu dan semakin keras saat berada di dasar kawah

asal mula kawah api raksasa itu banyak dibahas baik di media sosial maupun kajian akademis

dilansir dari daily mail misalna kawha itu deisebut terbentuk karena kesalahan pengeboran oleh peneliti asal uni soviet pada 1971



Awalnya paneliti ingin melakukan obsevasi yntuk lokasi pengeboran minyak bumi
sayangnya perhitungan mereka salah

Permukaan loasi tidak kuat menahan alat alat berat pengeboran sehingga runtuh dan membentuk kawah dari kawah itu menguar gas bumi

Meski tidak berbau gas ini memiliki efek bagi kesehatan
bila seseorang terpapar metana konsentrasi tinggi seseorang bisa mengalami kekurangan oksigen
buruknya lagi gas terseut memiliki waktu hidup 10 tahun

khawatir sejumlah besar gas yang keluar dari kawha tersebut membahayakan desa terdekat
para peneliti melakukan pembakaran

tak dinayana pembakaran yang di perkirakan hanya akan memunculkan api dan bara untuk sepekan yang tak kunjung padam sampai sekarang

namun kourounis memberikan cerita berbeda

ahli geologi setempat mengatakan asl mula kawah itu tidak seperti berita yang tersebar mereja memoreiksikan kawah itu telah ada sejak 1960an syangnya hingga saat ini tidak ada catatan dari departemen geologi membuktikan mana yng benar segalanya masih menjadi misteri ungkap dia





No comments:

Post a Comment